Suasana hari pertama ajang Indonesia International Pet Expo 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (31/10/2025). Hewan peliharaan telah sejak lama menjadi bagian dari keseharian keluarga di Indonesia. Mengusung tema "Garden Party Where Pets Bloom & Play", ajang ini menjadi wadah interaksi para pecinta hewan peliharaan, komunitas, serta pelaku usaha pet care. Pameran yang diikuti sekitar 300 peserta itu akan berlangsung hingga Minggu (2/11/2025).
Hewan Peliharaan: Teman Setia Keluarga
situsekonomi.com – Hewan peliharaan telah lama menjadi bagian dari keluarga di banyak rumah tangga. Anjing, kucing, burung, hingga ikan hias hadir bukan sekadar untuk hiburan, tapi juga memberikan rasa nyaman dan menjadi teman setia bagi penghuninya.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa memelihara hewan bisa menurunkan stres, meningkatkan rasa empati, dan memperbaiki mood sehari-hari. Orang dewasa hingga anak-anak mendapat manfaat psikologis dari kehadiran hewan peliharaan.
Selain aspek emosional, hewan peliharaan juga membangun rutinitas keluarga. Contohnya, memberi makan, membersihkan kandang, atau mengajak jalan-jalan rutin pada hewan seperti anjing, membuat anggota keluarga lebih disiplin dan bertanggung jawab.

Tren Hewan Peliharaan di Indonesia
Indonesia mengalami peningkatan minat terhadap hewan peliharaan, terutama di kota-kota besar. Anjing ras kecil, kucing lucu, dan burung eksotis semakin populer di media sosial, sehingga memicu tren adopsi dan koleksi hewan peliharaan.
Selain itu, muncul komunitas pecinta hewan yang aktif di media sosial dan sering mengadakan meet-up atau pameran hewan. Hal ini menunjukkan bahwa hewan peliharaan tidak lagi sekadar hobi pribadi, tapi juga bagian dari gaya hidup urban modern.
Tren lain yang terlihat adalah meningkatnya permintaan produk-produk premium untuk hewan, seperti makanan organik, aksesoris lucu, dan perlengkapan perawatan khusus. Fenomena ini membuka peluang ekonomi baru bagi pengusaha kreatif.
Hewan Peliharaan Sebagai Peluang Usaha
Dengan meningkatnya minat masyarakat, hewan peliharaan menjadi sektor bisnis yang menjanjikan. Peluang usaha ini sangat beragam, mulai dari jasa grooming, penjualan makanan hewan, toko aksesoris, hingga boarding atau penitipan hewan.
Misalnya, usaha grooming kini diminati karena pemilik hewan ingin hewan mereka tampil bersih, wangi, dan sehat. Layanan grooming bisa dikombinasikan dengan spa atau perawatan kesehatan ringan untuk menambah nilai jual.
Selain itu, penjualan makanan hewan dengan kualitas premium menjadi peluang besar. Produk seperti snack organik, vitamin, atau makanan khusus sesuai ras hewan semakin dicari, terutama oleh pemilik hewan yang sadar kesehatan peliharaannya.
Aksesoris lucu, pakaian, dan mainan juga menjadi lini bisnis yang menguntungkan. Konten media sosial sering menampilkan hewan dengan kostum unik, sehingga pemilik hewan bersedia membeli barang-barang kreatif untuk hewan peliharaannya.
Tak kalah penting, jasa penitipan hewan atau boarding menjadi solusi bagi pemilik hewan yang sibuk atau bepergian. Layanan ini semakin diminati di kota besar karena memberikan rasa aman dan nyaman bagi hewan saat ditinggal pemilik.
Tips Memulai Bisnis Hewan Peliharaan
Sebelum memulai, penting untuk memahami kebutuhan pasar dan karakteristik hewan yang menjadi fokus usaha. Misalnya, anjing memerlukan perawatan lebih intensif dibanding kucing atau ikan hias.
Riset lokal sangat penting: pahami preferensi konsumen di kota atau wilayah target. Misalnya, di Jakarta, tren hewan peliharaan cenderung mengikuti media sosial, sedangkan di kota kecil, fokus mungkin lebih ke hewan tradisional seperti ayam hias atau ikan.
Gunakan strategi pemasaran digital. Media sosial, konten kreatif, dan video pendek tentang perawatan atau tips hewan peliharaan dapat menarik perhatian audiens. Hal ini juga membantu membangun komunitas yang loyal.
Jangan lupa aspek legal dan kesehatan. Pastikan semua produk makanan atau layanan perawatan memiliki izin yang relevan, dan hewan tetap mendapatkan perawatan kesehatan rutin agar usaha aman dan terpercaya.
Peluang Kreatif Lain di Industri Hewan Peliharaan
Selain jasa dasar, inovasi kreatif bisa menjadi kunci sukses. Misalnya, membuat kafe hewan di mana pengunjung bisa bermain dengan kucing atau anjing sambil menikmati kopi.
Produk digital juga bisa dikembangkan: aplikasi manajemen kesehatan hewan, layanan konsultasi dokter hewan online, hingga platform jual-beli hewan peliharaan.
Kolaborasi dengan influencer hewan di media sosial bisa meningkatkan brand awareness dan menjangkau pasar yang lebih luas. Kampanye kreatif seperti kontes foto hewan atau challenge video bisa menarik audiens muda.
Hewan peliharaan tidak hanya memperkaya kehidupan keluarga, tapi juga membuka peluang usaha yang beragam dan menjanjikan. Dari grooming, makanan premium, aksesoris, hingga jasa penitipan, sektor ini terus berkembang seiring tren gaya hidup urban di Indonesia.
Dengan strategi pemasaran tepat, pemahaman pasar, dan inovasi kreatif, peluang usaha hewan peliharaan dapat memberikan keuntungan finansial sekaligus meningkatkan kualitas hidup hewan dan pemiliknya.
-
Riset tren dan kebutuhan pasar hewan peliharaan lokal sebelum memulai usaha.
-
Manfaatkan media sosial dan teknologi digital untuk promosi dan engagement.
-
Pastikan aspek legal, kesehatan, dan etika hewan terjaga agar usaha berkelanjutan dan dipercaya pelanggan.